Ciptakan Kenangan yang Menyenangkan tentang Ruang

Otak Anda mempunyai dua sistem visual paralel yang men­catat semua yang Anda lihat, baik sebagai isi (apa yang Anda lihat) maupun konteks (di mana Anda melihatnya). Otak Anda menyaring semua data yang masuk menurut isi atau konteks yang melingkupinya. Saat membaca paragraf tentang cara menanam bunga dari sebuah buku tentang cara berkebun, Anda hanya mempelajari isi. Saat Anda pergi ke kebun dan mengikuti petun­juk pada bagian belakang kantong benih bunga, Anda belajar dari konteks. Anda dapat belajar dengan kedua cara itu, tetapi belajar dari konteks jauh lebih mudah diingat.

Semua proses belajar secara kontekstual saling berkaitan. Akan tetapi, jika semua proses belajar mempunyai konteks yang sama persis, otak akan mengalami kesulitan mengungkap kembali informasi yang telah tersimpan—bayangkan semua file di komputer Anda bernama sama. Lokasi dan situasi-yang bera­gam menyediakan lebih banyak cara bagi otak untuk memun­culkan kembali informasi secara lebih efisien kelak. Kenangan yang mengesankan tentang ruang akan membantu para murid mengingat apa-apa yang telah mereka pelajari. Konteks mem­beri lusinan informasi sensorik untuk mengaktifkan memori secara lebih baik.

[irp]

Saran

Ubah tempat belajar: Atur ulang posisi bangku sehing­ga para murid menghadap sisi ruangan yang lain. Atau, ubahlah cara dan tempat para murid duduk selama jam belajar—minta mereka duduk di lantai pada suatu kesempat­an atau minta mereka berdiri pada kesempatan lain. Jika ada waktu atau peluang, adakan pelajaran di luar ruangan di siang hari yang cerah atau ajak mereka pergi mengunjungi suatu tempat.

Pembicara tamu: Pembicara tamu dari sekolah Anda sen­diri sudah cukup untuk menghadirkan suasana baru dalam kelas.

Properti, kostum, dan musik khusus: Properti dan kostum terbaik adalah apa yang dikenakan oleh murid Anda, bu­kan apa yang Anda kenakan. Letakkan kotak besar tempat menyimpan properti di belakang ruangan Anda.

Acara-acara khusus: Rencanakan tema-tema khusus atau acara-acara lain untuk mengaitkan proses belajar dengan hari-hari istimewa. Manfaatkan hari libur, perubahan mu­sim, perbedaan warna, atau peringatan penting.

Gagasan mana yang sudah saya coba hari ini? Bagaimana hasilnya? Hal-hal baru apa lagi yang akan saya lakukan pada kesempatan selanjutnya?

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *