Belajar secara Visual dan Periferal

Otak manusia mampu merekam lebih dari 36 ribu gambar per jam; mata Anda mampu menyerap 30 juta bit informasi per detik. Dengan fakta itu, kita dapat mengambil keuntungan dari organ ajaib yang selalu lapar akan gambar dan citra bergerak ini untuk memberikan perintah, terutama dengan adanya fakta bahwa otak kita mempelajari segala sesuatu di bawah sadar.

Bahkan, sejumlah penelitian tentang dampak periferal (poster, gambar, coretan, dan simbol yang dipajang di dinding sekitar ruangan) menyimpulkan bahwa objek-objek itu memengaruhi otak dengan sangat kuat. Dampak perintah langsung akan se­gera hilang dalam waktu dua minggu, tetapi efek visual dan periferal akan terus menguat dalam jangka waktu sama.

Saran

Pajang poster yang penuh warna, inspiratif, dan simbolis (topiknya dapat berupa usaha meraih puncak gunung, nilai kerja sama, dan kenikmatan menemukan hal baru atau pres­tasi tokoh-tokoh sejarah). Minta murid Anda membawa atau membuatnya. Secara periodik, tukar poster-poster itu dengan guru lain.

[irp]

Susun isi pelajaran yang akan datang pada sebuah poster da­lam bentuk grafik. Minta murid Anda menyalinnya dalam cara yang secara pribadi sangat bermakna.

Pajang hasil karya kelompok, bukan karya pribadi, di dinding.

Pajang tulisan yang memberi semangat (“Kau Pasti Berha­sil”) untuk dibaca murid Anda. Minta mereka membuat pecan positif sendiri.

Dorong murid Anda membuat lukisan dinding, ungkapan pribadi, atau corat-coret “positif’ pada tembok ruangan. Poster-poster ini dapat dipakai untuk beragam keperluan, seperti timbangan isi atau cara membina hubungan dengan orang lain.

Manfaatkan OHP, diagram, atau alat peraga lain selama jam pelajaran. Tunjuk dua murid, masing-masing duduk di sisi kanan dan kiri Anda, untuk memetakan apa yang Anda katakan saat Anda sedang mengatakannya. Buat catatan dalam bentuk grafik yang konsisten tentang pelajaran di kelas. Lakukan rotasi sukarelawan sehingga semua orang mendapatkan peran itu.

Iringi proses belajar dengan cuplikan video pendek (dengan durasi antara tiga sampai tujuh menit) dengan gambar vi­sual yang cukup kuat untuk memperkuat daya endap dan pemahaman. Setelah pertunjukan video, diskusikan gambar dan isinya dengan pars murid serta kaitkan hal itu dengan informasi yang baru atau lama.

Gagasan mana yang sudah saya coba hari in!? Bagaimana hasilnya? Hal-hal baru apa lagi yang akan saya lakukan pada kesempatan selanjutnya?

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published.